Berita Terbaru

Test Post SD Putra Nirmala

Ini adalah test post

SEJARAH SEKOLAH PUTRA NIRMALA

Sejarah Sekolah Putra Nirmala berawal pada bulan Agustus 1981, ketika Pastor H.Raaymakers, OSC (Alm.), Pastor Kepala Paroki Santo Yusuf Cirebon, mengundang beberapa orang umat Paroki Santo Yusuf untuk mengadakan pertemuan berkaitan dengan situasi dunia pendidikan saat itu.

Melihat banyaknya anak sekolah yang tidak tertampung, baik di sekolah swasta maupun negeri, beliau tergerak hatinya mengambil prakarsa mendirikan sekolah di Cirebon. Beliau menugaskan kepada peserta pertemuan untuk :
– Mencari nama yayasan pendidikan untuk pendirian sekolah
– Membentuk panitia untuk pendirian sekolah

Pada bulan September 1981 dilaksanakan pertemuan dengan acara utama yaitu penentuan nama yayasan pendidikan dan pembentukan panitia khusus.

Nama yayasan pendidikan ditentukan:
Yayasan Pendidikan Putra Nirmala, yang artinya adalah Yayasan yang menyelenggarakan pendidikan agar putra-putri peserta didik kelak menjadi manusia yang pandai dan juga memiliki budi pekerti luhur.

Panitia khusus terdiri dari :
Ketua : Dr. Chr. Y.Soeyono
Wakit Ketua : Budi Basuki, SH
Sekretaris : M.M. T.Loekito
Bendahara : S. Liman Subroto

Antara akhir tahun 1981 sampai dengan awal tahun 1985, pengurus yayasan bekerja keras mencari dana, mencari tanah, menugaskan izin operasional dan mengusahakan izin bangunan.

Akhir April 1985 didapatkan izin operasional bagi TK dan SD dari Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan bagi SMP dari Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum Kantor Wilayah P dan K Provinsi Jawa Barat.

Tanah telah tersedia, tetapi izin bangunan belum diperoleh. Pengurus mencari bangunan untuk memulai kegiatan pendidikan dan diperoleh rumah tinggal di jalan Kesambi Cirebon. Tahun Pelajaran 1985-1986, mulai dibuka TK, SD dan SMP dengan menggunakan bangunan tersebut. Izin bangunan diperoleh bulan Agustus 1985 dan pada awal tahun 1986 pembangunan tahap 1 unit SD selesai. Kegiatan belajar mengajar berpindah dari jalan Kesambi ke jalan Dr. Sutomo 33 Cirebon.

Tanggal 3 Mei 1986, dalam rangka kegiatan Hari Pendidikan Nasional Kota Cirebon, Bapak Drs. H.Dasawarsa, walikota Cirebon pada saat itu berkenan meresmikan penggunaan gedung Yayasan Pendidikan Putra Nirmala serta menandatangani prasasti. Pada kesempatan tersebut Mgr. Alexander Djajasiswaja, Pr, Uskup Bandung saat itu turut serta membubuhkan tanda tangan pada prasasti.

Tahun pelajaran 1986-1987 dibuka SMA Putra Nirmala Cirebon. Sementara itu, SD dan SMP telah memiliki 2 kelas. Pengurus yayasan berusaha terus untuk mencari dana guna membangun tahap kedua. Pada akhir tahun 1987 pembangunan tahap kedua selesai. Awal tahun 1988, murid-murid SMP dan SMA menempati bangunan kedua sedangkan bangunan pertama ditempati TK dan SD.

Tanggal 9 Juni 1998 merupakan hari yang bersejarah bagi Yayasan Pendidikan Putra Nirmala. Pada hari itu diadakan acara pemberkatan gedung tahap kedua oleh Mgr. Alexander Djajasiswaja, Pr, Uskup Bandung.

YAYASAN SALIB SUCI, yang sudah sejak puluhan tahun merintis lembaga pendidikan swasta yang saat itu dikomandoi para Pastor Misionaris dari negeri Belanda sangat peduli terhadap pendidikan khususnya di Tatar Sunda. Kalau pada awalnya hanya beberapa sekolah di Kota Bandung dengan cirri khas bangunan Belanda. Kemudian, pada tahun 1998, sekolah Putra Nirmala bergabung dengan Yayasan Salib Suci yang berkantor di jalan Van Deventer 18 Bandung.

Pastor Leo Van Beurden, OSC sebagai Ketua Yayasan yang sangat peduli pada keberhasilan pendidikan, berharap bahwa anak didik di Yayasan Salib Suci harus cerdas dan memiliki budi pekerti yang baik. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Yayasan.

Dalam perkembangan selanjutnya sarana dan prasarana terus dilengkapi. Sejalan dengan itu pula jumlah siswa terus meningkat. Prestasi demi prestasi diraih oleh para siswa. Setelah dua puluh lima tahun berselang, sesuai tuntutan keadaan, pembangunan gedung baru dilaksanakan untuk menampung para siswa dan melengkapi serta menambah sarana dan prasarana menyongsong era baru dalam pendidikan di zaman globalisasi.

Tanggal 23 April 2010, pada momen Peringatan Pesta Perak Kompleks Sekolah Putra Nirmala Cirebon, Ketua Yayasan Salib Suci, Pastor Leo Van Beurden, OSC disertai Pastor Pembina Sekolah Pastor Leonardus Bambang GS, Pr, meletakkan batu pertama, menandai pembangunan unit SD Putra Nirmala Cirebon dan gedung serbaguna serta laboratorium kompleks Putra Nirmala. Kompleks Putra Nirmala tetap eksis sebagai lembaga pendidikan yang mengikuti kemajuan zaman tanpa meninggalkan pondasi dasar yang telah diletakkan para pendirinya.

Satu tantangan sekaligus harapan bagi Sekolah Putra Nirmala yang merayakan Pesta Perak pada tahun 2010 ini untuk melanjutkan program tahun-tahun mendatang. Hanya dengan keyakinan dan kerja sama berbagai pihak baik dari alumni, orang tua, komite, masyarakat, dan dinas pendidikan, harapan dan impian untuk menjadi sekolah unggulan di wilayah Priangan Timur dan Cirebon dengan wawasan lingkungan asri, berbudaya, komunikatif dan diminati ini dapat terwujud.

Putra Nirmala Berkembang dalam Karya Pendidikan, Mengakar dalam Budi Pekerti.

 

VISI, MISI, NILAI-NILAI KEUTAMAAN YAYASAN SALIB SUCI

  1. Visi
    Insan pembelajar yang cerdas dan berbudi pekerti
  2. Misi
    – Mengembangkan pendidikan yang visioner berdasarkan nilai-nilai kristiani dan nilai-nilai kemanusiaan universal

    – Membentuk pribadi utuh yang memperjuangkan dan mengembangkan martabat manusia
  3. Nilai-nilai Keutamaan

Visi dan Misi Yayasan Salib Suci memuat 2 aspek utama, yaitu aspek perilaku dan aspek kecakapan, yang selanjutnya akan membentuk Profil Insan Pembelajar sebagai berikut:

  1. Profil Perilaku, untuk membangun budi pekerti.
  2. Profil Kecakapan, untuk membangun kecerdasan intelektualitas.

 

Untuk membangun profil-profil tersebut dierlukan 4 pilar nilai utama (core value, selanjutnya diinisialkan sebagai 4C) yang menjadi pendukung dari visi dan misi, sebagai berikut:

  1. Profil Perilaku, didukung oleh pilar nilai Compassion (C1) dan Character (C2)
  2. Profil Kecakapan, didukung oleh pilar nilai Consiousness (C3) dan Competence (C4)
PROFIL PILAR-PILAR PENDUKUNG VISI DAN MISI
NILAI UTAMA (4C) DEFINISI
Perilaku
(Budi Pekerti)
C1 COMPASSION Aksi karena belas kasih (untuk mempedulikan sesama dan lingkungannya)
C2 CHARACTER Kepribadian; Sifat yang terbentuk; cara seseorang berpikir, bertindak, berkata-kata, dan merasakan sampai pada kebiasaan
Kecakapan
(Kecerdasan)
C3 CONSCIOUSNESS Kesadaran dan pemahaman akan apa yang terjadi di sekitar dirinya (dengan mendengarkan suara hati)
C4 COMPETENCE Kecakapan; Kemampuan untuk melakukan dan memutuskan sesuatu

Hubungan antara Fondasi Pendidikan, Pilar-pilar Nilai Utama (4C) dengan Visi dan Misi untuk mencapai tujuannya dapat divisualisasikan sebagai berikut:

CORE VALUES TERMINAL VALUES INSTRUMENTAL VALUES
Compassion

Aksi karena belas kasih (untuk mempedulikan sesama dan lingkungan)

Kepedulian Memberi, berbagi, , mau membantu, kemurahan hati, tidak mementingkan diri sendiri, mau berkorban, tidak serakah, memperhatikan kebutuhan orang lain, pelestarian, bijak menggunakan sumber daya alam, hidup hemat , sikap tidak berlebihan.
Cinta Kasih Concern for others, kerelaan, memaafkan, tentang rasa, pengampunan, kasih dan karunia, empati, amal, kepekaan, berpihak kepada yang lemah, mengasihi
Persaudaraan sejati Persatuan, menerima perbedaan, harmoni dalam keragaman, tenggang rasa, perdamaian, kerjasama, penyelesaian konflik
Pengabdian Perutusan bersama, kerelaan, berbagi, mau membantu,  rela melayani, tidak egois, pengorbanan, berbuat kebaikan, ketulusan,
Character

Kepribadian; sifat yang terbentuk; cara berpikir, bertindak, berkata-kata dan merasakan sampai pada kebiasaan

Disiplin Penguasaan diri, dapat diandalkan, pengekangan diri
Mandiri Tanggung jawab, Dapat diandalkan, tekun, terorganisasikan, tepat waktu, menghormati, terencana, komitmen, mengambil keputusan, menerima konsekuensi, bertanggung jawab atas pilihan yang diambil, antusias.
Dapat dipercaya Kejujuran, kehormatan, kesetiaan, ketaatan
Tangguh Fleksibilitas, kesabaran, ketahan bantingan, bersikap rasional
Konsisten Sikap tidak berubah-ubah,  setia
Adil Teamwork, kesamaan, toleransi, ketidak curangan, kemitraan
Rendah Hati Sikap apa adanya, tulus, santun, sikap hormat
Belajar Sepanjang Hayat Rasa ingin tahu,  Pemikir,  menggali info, berpikir analitik, berpikir konseptual, reflektif, intuisi, akal sehat
Consciousness

Kesadaran dan pemahaman akan apa yang terjadi di sekitar dirinya (dengan mendengarkan suara hati)

Visioner open minded, risk taker, principled, bersikap positif, keimanan dan pengharapan, keyakinan, berinisiatif
Berhati nurani Memiliki kebijksanaan,mau mendengarkan suara hati
Percaya Diri Pengenalan diri, kesadaran diri, penerimaan diri, harga diri, aktualisasi diri
Competence

Kecakapan; Kemampuan untuk melakukan dan memutuskan sesuatu

Kreativitas Banyak akal, pemikir, kritis, berpikir sistematis dengan logika dan bukti
Inovasi Keyakinan, tekad, keberanian, memberi yang terbaik
Pengelolaan bekerja secara sitematis dan prosedural, membangun indikator keberhasilan, memiliki arah sasaran, fokus dan visi
Komunikasi Berbicara dan mendengarkan dengan efektif
Kepemimpinan Integritas, kehormatan, keteladanan, loyalitas, kesetiaan, keteguhan, independence, kewargaan, patriotisme, partisipasi